Petarung UFC Ian Machado Garry bertekad menaklukkan Islam Makhachev dalam duel perebutan sabuk gelar kelas welter di UFC 330. Pertarungan akbar ini dijadwalkan berlangsung di Philadelphia, Amerika Serikat.
“Saya punya tugas. Saya punya kewajiban untuk pergi ke sana, menghancurkan Islam, mengangkat tangan saya, dan membawa kembali ikat pinggang saya ke sini untuk anak-anak muda ini," ujar Garry.”
— Ian Machado Garry
Persiapan intensif terus dilakukan oleh petarung UFC asal Irlandia, Ian Machado Garry, menjelang duel krusial melawan Islam Makhachev. Pertarungan akbar ini akan tersaji di panggung UFC 330 demi memperebutkan sabuk gelar juara kelas welter.
Duel sarat gengsi antara Ian Machado Garry dan Islam Makhachev rencananya akan dilangsungkan di Philadelphia, Amerika Serikat. Pertarungan dijadwalkan pada Sabtu, 15 Agustus 2026 waktu setempat atau Minggu pagi WIB.
Machado Garry memiliki ambisi besar untuk meraih sabuk juara pertamanya di organisasi MMA terelit dunia tersebut. Kendati demikian, ia harus menghadapi ujian yang sangat berat kala bersua dengan jagoan dominan asal Rusia itu.
"Saya punya tugas. Saya punya kewajiban untuk pergi ke sana, menghancurkan Islam, mengangkat tangan saya, dan membawa kembali ikat pinggang saya ke sini untuk anak-anak muda ini," ujar Garry mengutip dari Bloody Elbow.
Perjalanan Menuju Kesempatan Perebutan Gelar
Kesempatan emas ini didapatkan Ian Machado Garry berkat catatan impresifnya di oktagon dalam beberapa tahun terakhir. Ia sukses meraih kemenangan penting atas Carlos Prates di UFC Kansas City serta memetik hasil positif saat melawan Belal Muhammad di UFC Qatar pada tahun 2025.
Rangkaian hasil gemilang tersebut sekaligus menjadi momentum kebangkitan karier Garry. Sebelumnya, ia sempat menelan kekalahan perdana tatkala berhadapan dengan Shavkat Rakhmonov pada tahun 2024 silam.
Pengalaman pahit atas kekalahan dari Shavkat Rakhmonov justru membuat Machado Garry kian termotivasi untuk memperbaiki performanya. Motivasi berlipat ini membawanya melangkah lebih jauh hingga akhirnya mendapat kesempatan menantang sang juara bertahan.
Di sisi lain, tantangan yang dihadapi Garry tidaklah mudah mengingat sang lawan datang dengan rekor mentereng. Makhachev tercatat telah mengoleksi 16 kemenangan beruntun yang menunjukkan dominasinya di kancah internasional.
Read Also
Inggris Kontra Argentina Rivalitas Bersejarah Kembali Tersaji di Semifinal Piala Dunia 2026
Duel klasik antara Inggris dan Argentina kembali tersaji pada babak...
Profil Olimpiade Musim Panas 2012 Perhelatan Olahraga Internasional di London
Olimpiade Musim Panas 2012, yang secara resmi dikenal sebagai Olimpiade XXX,...
Kejuaraan Renang Eropa 2026 Soroti Aksi Gemilang Leon Marchand dan Estafet Prancis
Kejuaraan Renang Eropa 2026 di Saint-Denis kembali menghadirkan...
Kabar Terbaru Dunia Esports dan Ragam Kolaborasi Olahraga dalam Majalah Spécial l Équipe
Edisi khusus majalah L Équipe mengulas tuntas perkembangan dunia esports...
Strategi dan Persiapan Menghadapi Juara Kelas Welter
Menyadari kemampuan Islam Makhachev yang dikenal sangat andal dalam teknik grappling, Machado Garry telah menyusun strategi matang. Tim pelatih telah memetakan area mana saja yang harus diwaspadai sekaligus celah yang bisa dimanfaatkan untuk menyerang.
Sebagai petarung yang pernah menempa diri di Chute Boxe, Garry merasa bangga bisa mengikuti jejak para legenda besar olahraga tarung bebas. "Bagi saya, menjadi juara di Chute Boxe dan mengikuti jejak beberapa petarung terhebat yang pernah Anda lihat, adalah suatu kehormatan," ungkapnya.
Meskipun sempat absen dalam beberapa waktu terakhir, kepercayaan diri tinggi tetap menyelimuti kubu Machado Garry. Persiapan fisik dan mental yang matang membuat posisinya tidak boleh dipandang sebelah mata oleh sang juara bertahan.
Di sisi lain, petarung asal Dagestan, Rusia tersebut tetap harus ekstra berhati-hati jika ingin mempertahankan sabuk juara kelas welter untuk pertama kalinya. Pertarungan di UFC 330 diprediksi akan berjalan sengit dan menjadi salah satu tontonan paling dinanti tahun ini.