Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan respons santai setelah mendapatkan penilaian kinerja yang memuaskan dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyerahkan sepenuhnya penilaian tersebut sebagai kewenangan prerogatif Presiden.
“Ya terkait dengan skor, itu kan dia punya kewenangan progresif untuk menilai semua Anggota Kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi saya nggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan," kata Bahlil.”
— Bahlil Lahadalia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia akhirnya memberikan respons terkait skor kinerja yang diberikan oleh Presiden Prabowo Subianto kepadanya. Penilaian positif tersebut disampaikan langsung di tengah acara peluncuran buku karya sang menteri di Jakarta.
Bahlil menegaskan bahwa penilaian dan pemberian skor kepada para anggota kabinet merupakan hak prerogatif serta kewenangan penuh dari kepala negara. Oleh karena itu, dirinya memilih untuk tidak berkomentar lebih jauh mengenai angka rapor yang diterimanya.
"Ya terkait dengan skor, itu kan dia punya kewenangan progresif untuk menilai semua Anggota Kabinetnya adalah Bapak Presiden. Jadi saya nggak boleh mengomentari apapun dari apa yang diberikan," ungkap Bahlil di Jakarta, Jumat.
Lebih lanjut, Bahlil menyatakan bahwa segala bentuk penilaian maupun keraguan dari pihak lain harus selalu dijawab melalui kerja keras, dedikasi tinggi, dan bukti nyata prestasi untuk kepentingan masyarakat luas.
Pujian dan Rapor Kinerja dari Presiden Prabowo
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto secara terbuka melayangkan pujian atas kinerja gemilang yang ditunjukkan oleh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Dalam kesempatan yang sama, Presiden menyatakan bahwa rapor kinerja sang menteri berada di kategori memuaskan.
Presiden Prabowo juga berpesan kepada Bahlil agar senantiasa melanjutkan pengabdian terbaik kepada bangsa serta terus mengambil pelajaran berharga dari setiap pengalaman kerja. Di hadapan publik, Presiden mengaku selalu memantau dan mengevaluasi langsung hasil kerja para menterinya.
"Saya terus menilai ya pekerjaan Beliau, dan saya menilai sampai sekarang Beliau harus saya kasih rapor, memuaskan!" ujar Presiden Prabowo di hadapan para tamu undangan yang hadir di lokasi acara.
Meski dikenal sebagai pemimpin yang sangat teliti dan cukup sulit memberikan apresiasi nilai tinggi, Presiden tetap memberikan apresiasi proporsional bagi para pembantu terasnya di jajaran Kabinet Merah Putih.
Read Also
Profil Lord Mayor Gelar Kehormatan Wali Kota Utama di Negara Persemakmuran
Lord Mayor adalah gelar kehormatan khusus yang disematkan kepada wali kota...
Peran Pemilih Perempuan Menjadi Penentu Utama dalam Pemilu Senat Maine 2026
Persaingan kursi Senat di Negara Bagian Maine, Amerika Serikat, diprediksi...
Pertemuan Indonesia dan Tailan Buka Babak Baru Diplomasi Kemitraan Strategis
Hubungan Indonesia dan Tailan memasuki babak baru melalui kunjungan resmi...
Presiden Tertua di Dunia Paul Biya Bikin Heboh karena Tak Pulang dari Eropa
Presiden Kamerun Paul Biya yang berusia 93 tahun kembali menjadi...
Filosofi Penilaian Penyelenggaraan Negara dan Harapan ke Depan
Dalam pemaparannya yang bernada santai dan penuh canda, Presiden Prabowo sempat menjelaskan standar hierarki pemberian nilai dalam sistem penyelenggaraan negara. Ia menyebutkan bahwa pencapaian nilai maksimal secara mutlak hanya milik Sang Pencipta dan pimpinan lembaga tertinggi.
Presiden merinci bahwa kisaran nilai terbaik bagi para menteri di kabinet umumnya berada pada rentang angka 91 hingga 92, sehingga perolehan skor memuaskan sudah merepresentasikan kerja keras yang optimal selama masa kepemimpinan berjalan.
Memasuki pertengahan periode pemerintahan atau menjelang semester keempat hingga tahun 2029 mendatang, Presiden mengajak seluruh jajaran menteri untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menanggapi tantangan tersebut, Bahlil menegaskan komitmennya untuk terus fokus bekerja tanpa kenal lelah demi memastikan seluruh program sektor energi dan sumber daya mineral memberikan manfaat nyata bagi kemajuan bangsa.