Loading ...

Pendapatan Perusahaan Penjara Swasta Melonjak Akibat Peningkatan Penahanan Imigran

Pusat Pemrosesan Imigrasi CoreCivic di California City

Pusat Pemrosesan Imigrasi CoreCivic di California City

Share

Dua perusahaan penjara swasta terbesar di AS, CoreCivic dan GEO Group, melaporkan pendapatan kuartalan mencapai 1,4 miliar dolar. Kenaikan ini seiring dengan meningkatnya jumlah penahanan imigran yang kini mendekati angka 66.000 orang.

“Karena pergeseran kebijakan baru mengenai siapa yang akan dikenakan penegakan imigrasi ini, seperti warga Haiti, kita bisa melihat peningkatan signifikan dalam jumlah orang di program ISAP," ujar George Zoley, CEO GEO Group.”

— CoreCivic dan GEO Group

Dua operator penjara swasta terbesar di Amerika Serikat, CoreCivic dan GEO Group, baru saja melaporkan pendapatan gabungan sebesar 1,4 miliar dolar selama musim semi ini. Angka fantastis tersebut tercatat di tengah situasi di mana jumlah penahanan imigran di AS mendekati rekor tertinggi yang belum pernah terlihat sejak Januari.

Data dari Transactional Records Access Clearinghouse menunjukkan bahwa saat ini terdapat hampir 66.000 orang yang berada dalam penahanan imigrasi. Lonjakan ini memberikan keuntungan signifikan bagi kedua perusahaan tersebut yang memiliki kontrak kerja sama dengan lembaga penegak hukum AS, ICE.

CEO GEO Group, George Zoley, dalam laporan keuangannya menjelaskan bahwa perusahaan melihat peluang pendapatan baru melalui program pemantauan elektronik. "Karena pergeseran kebijakan baru mengenai siapa yang akan dikenakan penegakan imigrasi ini, seperti warga Haiti, kita bisa melihat peningkatan signifikan dalam jumlah orang di program ISAP," ujar George Zoley.

Di sisi lain, CoreCivic melaporkan kenaikan pendapatan sebesar 27 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Keuntungan ini didorong oleh efisiensi biaya operasional dan tingginya tingkat okupansi fasilitas penahanan yang sesuai dengan target pemerintah.

Strategi Bisnis dan Ekspansi Penahanan

Perusahaan penjara swasta kini menjalankan strategi yang agresif untuk mendukung target pemerintah dalam meningkatkan kapasitas penahanan hingga 100.000 orang sekaligus. Penjualan fasilitas penahanan ke Departemen Keamanan Dalam Negeri merupakan salah satu langkah kunci dalam strategi tersebut.

CoreCivic, misalnya, mencatat keuntungan besar dari penjualan empat fasilitas penahanannya, di mana rata-rata nilai per tempat tidur mencapai 307.000 dolar. Meskipun aset dijual, perusahaan tetap memegang kendali operasional atas fasilitas tersebut.

Tidak hanya mengandalkan bangunan fisik, kedua perusahaan ini juga memperluas bisnis mereka ke ranah teknologi pemantauan. Penggunaan alat pelacak GPS (ankle monitor), jam tangan pintar, dan aplikasi khusus menjadi sumber pendapatan baru yang terus meningkat.

Keputusan ini dipicu oleh perubahan status imigrasi warga Haiti yang baru saja kehilangan perlindungan hukum. Perusahaan melihat celah ini sebagai potensi peningkatan jumlah partisipan dalam program Intensive Supervision Appearance Program (ISAP) yang mereka kelola.

Hubungan Pemerintah dan Analisis Pasar

Keterkaitan erat antara perusahaan penjara swasta dan pemerintah Amerika Serikat menjadi sorotan publik. Beberapa mantan eksekutif dan konsultan dari perusahaan-perusahaan ini kini memegang posisi penting dalam jajaran pemerintahan saat ini.

Analisis dari Citizens for Responsibility and Ethics in Washington (CREW) juga mengungkapkan adanya keterlibatan keuangan Presiden Trump dalam saham kedua perusahaan tersebut. Temuan menunjukkan adanya aktivitas jual-beli saham yang dilakukan oleh broker Presiden setelah ia kembali menjabat.

Di balik kenaikan angka penahanan, terdapat kekhawatiran dari berbagai kelompok hak asasi manusia mengenai privatisasi sistem penegakan hukum imigrasi. Kritikus menyoroti bagaimana insentif finansial perusahaan dapat memengaruhi kebijakan penahanan yang diterapkan oleh pemerintah.

Ke depan, baik GEO Group maupun CoreCivic optimistis bahwa pendapatan mereka akan terus tumbuh seiring dengan kebijakan deportasi dan pengawasan ketat yang diterapkan oleh otoritas imigrasi Amerika Serikat terhadap para imigran.

Leave a Comment